TIPS : Tips Cara Menyimpan Daging Agar Tidak Mudah Busuk (Meat Saving Tips)

Hai bunda apa kabar,Sudah membaca Tips Memasak Sayuran Tetap Sehat ? Nah, kali ini jago resep ingin berbagi Tips Cara Menyimpan Daging.
Bila bunda hendak membeli daging, biasanya bunda membeli daging dalam jumlah yang sedikit banyak, agar bunda dapat menyimpan daging sebagian, supaya dapat di jadikan beberapa waktu.
Tips Cara Menyimpan Daging Agar Tidak Mudah Busuk
Tips Cara Menyimpan Daging Agar Tidak Mudah Busuk
Namun dengan harga daging yang sedang melonjak tinggi, biasanya bunda akan memerlukan beberapa cara agar daging dapat awet dan tidak mudah busuk, cara yang paling benar adalah dengan menyimpannya di lemari es. Berikut ini cara menyimpan daging agar tak mudah bususk.

1. Potong Daging.

Potonglah daging dalam beberapa bagian, agar saat memasak, bunda dapat memilih jumlah daging yang sesuai dengan kebutuhan.

2. Bungkus Daging

Bungkus rapat daging dalam plastik kedap udara atau wrap. Setelah itu, bungkus kembali menggunakan kantong plastik dan segera simpan dalam freezer. Hal ini agar daging tidak terkontaminasi dan tidak timbul bintik abu abu karena paparan udara. Dengan demikian daging anda akan bertahan dalam freezer selama kurang lebih dua bulan.

3. Rendam Dalam Air

Ketika bunda hendak memasak daging, keluarkan daging dari freezer lalu rendam daging dalam mangkuk yang telah berisi air. Potongan potongan kecil daging, dapat mencair selama 15-20 menit. Setelah itu, bunda dapat memasak daging, sesuai dengan selera bunda.

Mudah mudahan tips Menyimpan Daging Agar Tak Mudah Busuk ini dapat membantu bunda dalam proses memasak, agar lebih awet dan tentunya tetap sehat. Nah mulai sekarang bunda juga dapat mengetahui bagaimana cara mengolah daging sapi yang benar. Berikut saya akan jelaskan bagaimana caranya mengolah daging sapi yang benar.

Daging sapi adalah salah satu sumber protein terbaik dan beberapa nutrisi penting lainnya. Namun daging sapi juga bisa menjadi sumber lemak dan kolesterol jahat.

mengolah daging sapi yang benar

Daging sapi merupakan sumber vitamin B dan mineral seperti zinc, fosfor, dan zat besi yang baik dan penting untuk tubuh. Selain itu, dalam 100 gram daging sapi terkandung sekitar 15 gram lemak (jenuh, tak jenuh tunggal, dan tak jenuh rantai ganda) dan 26 gram protein. Protein dari daging sapi dibutuhkan untuk pertumbuhan, perkembangan, dan pembentukan tubuh. Namun jika berlebihan, tentu juga tidak baik.
Jika sering mengonsumsi daging sapi, tidak hanya kadar protein dalam tubuh yang meningkat, tetapi juga lemak. Tingginya kadar lemak dalam tubuh berarti risiko berat badan naik atau mengalami obesitas juga meningkat. Makanan yang mengandung lemak jenuh, lemak trans, dan kolesterol mampu meningkatkan kolesterol jahat LDL. Akibatnya, risiko terserang penyakit jantung pun semakin meningkat. Selain itu, makan daging merah seperti daging sapi diduga dapat meningkatkan risiko kanker usus, paru-paru, kerongkongan, lambung, pankreas, dan endometrium.

Jika Anda suka makan daging sapi, disarankan untuk memilih bagian yng lemaknya sedikit seperti paha belakang, paha depan, has luar, atau pinggang. Anda juga bisa membuang lemak daging terlebih dahulu sebelum dimasak, terutama jika ingin membuat sup. Selain itu, hindari daging olahan seperti daging asap, hot dog, atau sosis.

Jika ingin memasak daging sapi, disarankan untuk memanggangnya atau merebusnya, bukan menggoreng. Jika digoreng, minyak sayur yang digunakan juga akan memengaruhi kadar kolesterol dalam tubuh. Namun jika memang ingin menggoreng daging sapi, gunakan minyak yang sehat bagi jantung seperti minyak bunga matahari, minyak kedelai, atau minyak zaitun.

Pastikan juga untuk memakan sayuran berserat yang dapat membantu mengurangi penyerapan kolesterol setelah mengonsumsi daging sapi. Dan jangan lupa untuk memasak daging sapi dalam penggorengan, oven, atau air bersuhu setidaknya 71°Celcius untuk membunuh bakteri.

TIPS : Tips Cara Menyimpan Daging Agar Tidak Mudah Busuk

Selain cara memasak, cara menyimpan daging sapi juga harus diperhatikan. Taruh daging sapi di kulkas bersuhu 1°Celcius atau di freezer bersuhu -18°Celcius segera setelah membelinya. Hal ini guna menjaga daging tetap segar, mempertahankan nutrisi, dan memperpanjang umur simpan makanan.

Jika disimpan di kulkas, daging sapi mentah sebaiknya hanya disimpan selama satu atau dua hari sedangkan daging sapi masak dapat bertahan selama tiga hingga empat hari. Apabila disimpan dalam freezer, daging sapi mentah bisa bertahan hingga tiga atau empat bulan, sedangkan daging sapi matang dua hingga enam bulan.


Jika menyimpan daging sapi selama lebih dari dua minggu, bungkus atau masukkan daging dengan kertas alumunium foil, kertas pembeku, atau tas pembeku. Jika ingin mencairkan daging sapi yang beku, taruh dalam lemari es untuk mencegah pertumbuhan bakteri.



Tag : Tips
Back To Top